Categories : TOEFL ITP

 

toefl itp

Mengapa harus mengikuti TOEFL ITP? Misalnya Anda sedang berencana mendaftar di kampus dalam negeri untuk melanjutkan jenjang berikutnya (S2), atau akan melamar pekerjaan di sebuah perusahaan lokal, maka program tersebut harus diikuti demi memenuhi standar administrasi. Bukankah tidak setiap perusahaan mewajibkan sertifikat TOEFL? Memang benar, tapi seiring dengan berjalannya waktu, persyaratan tersebut sudah semakin sering dijadikan standar oleh rata-rata perusahaan lokal. Tujuannya tentu saja menjaring sumber daya manusia yang diharapkan memiliki penguasaan Bahasa Inggris yang baik, baik pasif maupun aktif. ITP sendiri merupakan singkatan dari Institutional Test Program. Sedangkan TOEFL (sebagaimana yang kita ketahui) merupakan kependekan dari Test of English as a Foreign Language.

TOEFL ITP dan Manfaatnya

Terdapat beberapa manfaat bagi mereka yang sudah menjalani tes dan sukses dengan perolehan skornya yang tinggi. Pertama-tama, standar yang seringkali diberlakukan adalah skor 450. Standar tersebut biasanya diterapkan bagi para mahasiswa S1 yang akan menggarap skripsi. Jika sudah mencapai skor atau bahkan melebihi skor tersebut, tentu saja si mahasiswa sudah merasa nyaman dan tidak perlu khawatir lagi dengan tes susulan. Manfaat berikutnya akan terbukti saat ia sudah dinyatakan lulus dan hendak melamar pekerjaan. Seorang mahasiswa fresh graduate, punya IPK bagus, serta skor TOEFL yang cukup, tidak akan menemui banyak kesulitan saat mencari-cari lowongan pekerjaan. Karena standar yang ditetapkan umumnya sudah meliputi prestasi mahasiswa tersebut.

Manfaat berikutnya dari TOEFL ITP adalah peluang untuk memperoleh beasiswa di luar negeri cukup besar. Meskipun ITP digunakan untuk standar lokal, namun hasil tes TOEFL yang memuaskan bisa menjadi salah satu indikator untuk kelulusan TOEFL IBT (Internet Based Test), yaitu tes khusus untuk bekerja atau belajar di luar negeri, terutama di wilayah Amerika Serikat. Ada banyak penawaran beasiswa yang sering ditawarkan oleh Pemerintah setempat dengan kampus lokal. Atau bisa juga merupakan hasil kerjasama antara lembaga bahasa tertentu. Kegunaan lainnya? Jelas akan sangat bermanfaat untuk mengasah dan melatih kemampuan berbahasa Inggris, baik secara pasif dan aktif.

Sesi Penyelenggaraan

Seperti apakah sesi penyelenggaraan TOEFL ITP? Masih banyak yang belum begitu mengerti tentang tahapan apa saja yang harus dilakukan selama mengerjakan tes TOEFL. Secara umum, tes TOEFL terbagi dalam tiga sesi, yaitu Listening, Structure and written expression, dan Reading.

Berikut adalah ulasan mengenai tahap – tahap atau sesi pada TOEFL ITP:

  1. Listening

    Adalah sesi dalam tes TOEFL IBT yang menguji kemampuan para peserta dalam hal mendengarkan percakapan, ungkapan, dan susunan kata dan nantinya harus dijawab dalam lembaran soal.

    Sesi Listening ini terdiri dari 50 pertanyaan yang dikerjakan dalam waktu 40 menit, jadi secara matematis Anda hanya mempunyai waktu 48 detik untuk mengerjakan satu soalnya. Sesi ini juga dibagi menjadi tiga bagian soal. Bagian pertama adalah Short Conversation (percakapan singkat). Pada bagian ini Anda akan mendengarkan percakapan antar dua orang yang akan membahas berbagai macam topik yang akan menanyakan mengenai meaning (maksud kata), idiommatic expression, suggestion (rekomendasi/ saran), asumsi, prediksi, implikasi (maksud tersirat), problem (masalah pembicara), dan topik (tema pembicaraan). Jenis – jenis soal tersebut akan dengan mudah dan cepat Anda kerjakan jika Anda mengetahui cara mengerjakannya dengan baik, seperti: 1) Baca dulu pilihan-pilhan jawaban sebanyak-banyaknya ketika narator membaca direction. Jangan ambil pusing dengan direction yang dibaca narator. 2) konsentrasi lebih pada pembicara kedua, karena umumnya pertanyaan model ini lebih banyak tentang apa yang dimaksud oleh pembicara kedua. 3) Kalau tidak bisa menjawab satu soal, Tebak saja. Ingat waktu Anda sangat terbatas.

    Bagian kedua dalam sesi Listening adalah Longer Conversation (percakapan yang lebih panjang). Dalam bagian ini Anda akan mendengarkan beberapa percakapan yang lebih panjang antar dua orang yang akan membahas beberapa topik yang berkaitan dengan kehidupan Informal (percakapan informal) dan dunia akademis (percakapan akademis). 1) Percakapan informal adalah percakapan antar teman atau dengan orang tua. Pada bagian ini Anda harus memahami poin-poin penting dalam percakapan. 2) Percakapan akademis adalah percakapan antar murid/ mahasiswa dengan dosen di sebuah Universitas. Seperti halnya jenis percakapan sebelumnya, Anda harus memahami bagian-bagian penting dalam percakapan. Hal itu dikarenakan agar mudah dalam mengerjakan soal-soal yang ada. Pada Longer Conversation terdapat beberapa pertanyaan di setiap percakapan (conversation) nya.

    Bagian ketiga atau terakhir adalah Talks and Lectures (percakapan panjang/ akademis). Dalam bagian ini Anda akan mendengarkan beberapa percakapan ataupun penjelasan dari seseorang yang membahas mengenai berbagai macam topik. Percakapan dan penjelasan yang digunakan pada bagian ini mengenai diskusi kelas, radio program, tour, dan lectures. 1) Diskusi kelas adalah percakapan yang terjadi dalam ruang kelas antar dua, tiga atau lebih pembicara. Saat mendengarkan percakapan, Anda harus merangkum poin-poin penting yang ada dalam percakapan tersebut. 2) Radio program adalah percakapan pendek yang menyajikan informasi berita dan Anda harus merangkum poin-poin penting yang ada dalam percakapan atau berita tersebut. 3) Tour adalah percakapan pendek yang menyajikan informasi faktual mengenai pariwisata. Anda harus memahami isi dari percakapan dengan merangkum hal-hal yang berkaitan dengan informasi who (siapa), what (apa), when (kapan), where (dimana), why (mengapa). 4) Lectures adalah percakapan mengenai subyek-subyek dlaam dunia akademis. Percakapan tersebut berupa perkuliahan yang terjadi di sebuah Universitas. Anda harus memahami isi atau bagian-bagian penting dari percakapan atau perkuliahan dengan merangkum hal-hal yang berkaitan dengan informasi who (siapa), what (apa), when (kapan), where (dimana), why (mengapa).

  2. Structure and Written Expression

    Adalah sesi dalam TOEFL ITP yang menguji kemampuan para peserta dalam bidang grammar (tata bahasa) bahasa Inggris (English). Anda sebagai peserta akan diminta mengerjakan 40 soal yang berkaitan dengan struktur atau grammar bahasa Inggris dalam waktu 25 menit. Jadi, secara matematis Anda hanya diberi waktu sekitar 37,5 detik untuk mengerjakan satu buah soal. Oleh karena itu, Anda dituntut berpikir cepat tapi teliti dalam menjawab soal-soal yang ada.

    Sesi structure and written expression terdiri dari 2 bentuk soal. Pertama, model incomplete sentense. Dalam model pertanyaan ini terdapat lima belas (15) soal pertama, yaitu untuk soal nomor 1 s/d 15. Pada incomplete sentence, Anda diharuskan memilih satu jawaban yang paling benar diantara 4 jawaban yang disediakan. Sedangkan model yang Kedua adalah model underlined words. Pada model ini terdiri dari 25 soal berikutnya (soal no. 16 s/d 40), dimana Anda diharuskan dapat mengindentifikasi bagian mana yang secara grammatika salah diantara 4 kata atau frasa yang digarisbawahi.

  3. Reading

    Adalah sesi terakhir dalam tes TOEFL ITP yang menguji kemampuan para peserta dalam bidang memahami bacaan dari berbagai macam topik atau tema yang tersedia. Pada sesi ini, Anda diharuskan mengerjakan 50 pertanyaan dalam waktu 55 menit (66 detik per soal). Pada sesi Reading terdapat 5 sampai 7 bacaan, sedangkan setiap bacaan diberikan 7-12 pertanyaan.

    Pada sesi Reading, Anda akan disajikan beberapa bacaan dengan berbagai topik atau tema dari disiplin ilmu yang berbeda- beda. Walaupun begitu, Anda tidak akan diuji mengenai pengatahuan dalam topik itu, tetapi yang akan diujii adalah tentang kemampuan reading Anda. Perlu Anda tahu bahwa semua jawaban sudah tersedia di dalam bacaan, baik secara implisit atau eksplisit. Pada saat Anda mengerjakan soal-soal Reading, Anda akan ditanya beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan; Topik bacaan, Main idea (ide pokok), Vocabulary (kosa kata), Details (rincian), Inference (kesimpulan), Reference (penyamaan dengan objek), dan Pengecualian. Oleh karena itu, Anda harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tes Reading dengan cara membaca bacaan (berbahasa Inggris) dari bidang apa saja, walaupun Anda tidak menyukainya.

Cara Pendaftaran & Lembaga Penyelenggara

Bagaimanakan cara pendaftarakan TOEFL ITP? Mudah saja. Setiap kampus biasanya sudah menyediakan tes TOEFL, meskipun dalam bentuk Pre-TOEFL. Tentu saja masih dalam bentuk simulasi dengan soal dan durasi yang lebih pendek. Namun kalau benar-benar mau bergabung sebagai peserta dengan sertifikat terjamin, maka bisa menghubungi beberapa lembaga bahasa yang menyediakannya. Ada banyak lembaga, terutama di Jakarta yang secara khusus menyediakan layanan program tes TOEFL. Beberapa di antaranya adalah ILP Cikini, ELS Language Centers, Lembaga Bahasa International, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, ELTI Gramedia-Wijaya, FETEC Universitas Trisakti, Netherlands Education Support Office, LBPP-LIA Pramuka, ILP Veteran, NATIONAL ENGLISH CENTRE, Program Counselor INLINGUA, AMINEF, dan UUO PT BAPPENAS. Bagaimana dengan wilayah lain di luar Jakarta? Tentu saja banyak sekali lembaga yang bisa diakses berdasarkan informasi dan keterangan yang dicari. Saat ini, sangat mudah sekali untuk menemukan lembaga-lembaga yang secara khusus menyediakan layanan program tes TOEFL, apalagi dari internet.

Download Ebook : Tahukah Anda? Ada puluhan lembaga yang menyelenggarakan Tes TOEFL ITP yang tersebar di 48 kota yang ada di Indonesia, tidak hanya di kota besar saja seperti Jakarta Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Denpasar dan Medan. Mau tahu apa saja Lembaga dan kota – kota tersebut? Klik disini untuk mengunduh.

Biaya

Berapakah biaya untuk TOEFL ITP? Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menanyakan itu kepada lembaga yang secara khusus menyediakannya. Ada beberapa lembaga yang memang menawarkan program tes tersebut dengan tarif Dollar. Kalau masih ada yang belum jelas, lebih baik untuk bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai tujuan dan apa saja yang harus dilakukan selama menjalankan tes TOEFL.

Masa Berlaku

TOEFL ITP adalah sebuah pilihan yang akan menjamin masa depan Anda. Apalagi Anda menyimpan banyak harapan untuk karir di bidang akademis maupun pekerjaan. Lalu, apakah ada masa berlaku untuk tes tersebut? Umumnya, masa berlaku dari hasil tes TOEFL adalah dua tahun. Jadi, setelah masa berlakunya habis, orang yang memiliki sertifikat tersebut sebaiknya memperpanjang masanya dengan mengikuti tes kembali. Dari sekian banyak informasi di atas, apakah yang harus dipersiapkan demi meraih kesuksesan selama menjalani tes TOEFL? Intinya adalah terus melatih dan mengasah kemampuan berbahasa Inggris, baik dengan membaca (buku, cerpen, berita), mendengarkan (musik, film) dan mengucapkannya langsung. Niscaya Anda akan semakin terbiasa dan mampu melaluinya dengan sukses bersama hasil TOEFL ITP.



8 Responses to “TOEFL ITP dan Daftar Penyelenggara di Indonesia”
Read them below or add one

  1. yahya assidiq says :

    apa perbedaan toefl itp dengan toefl eci

  2. sopan sofyan says :

    Admin, tolong dibantu dong, sy punya lembaga di kota saya Palembang, bisakah saya membuat atau menjadikan lembaga saya utk dijadikan tempat resmi utk pelaksanaan test toefl, dan apa syaratnya? tks ditunggu infonya segera

  3. min mau nanya, kalo mau wisuda kan kita juga harus tes toefl, nah dikampus aku nyediain toefl buat tes di universitas aja. nah apa toeflnya sama dengan toefl itp min??
    makasih

  4. Mau tanya, untuk syarat pengadaan tes TOEFL ITP di lembaga bahasa apa saja ya? Mohon kirim via email. Terimakasih.

  5. Skor TOEFL ITP saya hanya 450 & tak memiliki sertifikat. Apakah masih bisa digunakan untuk melamar pekerjaan walau hanya melampirkan nilei TOEFL ITP saja?

    1. Untuk pekerjaan yang memang benar-benar disyaratkan sertifikat toefl tentu saja sertifikat resmi wajib dilampirkan. sedangkan jika hanya nilai saja belum bisa jadi bukti apakah nilai itu dari nilai resmi ujian TOEFL itp atau hanya hasil nilai latihan atau simulasi atau kursus persiapan toefl yang Anda ikuti.

  6. mau tanya, utk pengadaan test toefl itp di lembaga pendidikan bahasa saya syaratnya apa saja…mohon info dikirim ke email…terima kasih.

  7. Dearchrist says :

    thank u atas penjelasannya, sangat membantu.. untuk test toefl itu sendiri biasanya berlangsung berpa lama yah? mohon jawannya..thank u

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.

[GARANSI] Belajar Bhs Inggris Kilat 1 Bulan bisa Ngomong Tanpa Grammar 90% Praktek (KLIK_DISINI)