Categories : TOEFL Listening

 

Bagi sebagian besar para calon peserta tes TOEFL, bagian soal TOEFL listening dianggap sebagai bagian yang paling sulit diantara beberapa bagian lain seperti reading dan structure. Padahal sebenarnya reading dan structure justru merupakan bagian yang harus benar-benar dipelajari secara detail karena berkaitan langsung dengan tata bahasa. Sedangkan untuk bisa mengerjakan soal listening dengan lancar, diperlukan untuk berlatih berulang-ulang dan memperbanyak kosakata Bahasa Inggris.

toefl listening

Macam-macam bagian soal dalam TOEFL Listening

Pada dasarnya, soal-soal pada listening terdiri dari tiga bagian, yaitu part A, part B, dan part C. Sesi Listening ini terdiri dari 50 pertanyaan yang dikerjakan dalam waktu 40 menit, jadi secara matematis Anda hanya mempunyai waktu 48 detik untuk mengerjakan satu soalnya. Sesi ini juga dibagi menjadi tiga bagian soal. Bagian pertama (part A) adalah Short Conversation (percakapan singkat). Pada bagian ini Anda akan mendengarkan percakapan antar dua orang yang akan membahas berbagai macam topik yang akan menanyakan mengenai meaning (maksud kata), idiommatic expression, suggestion (rekomendasi/ saran), asumsi, prediksi, implikasi (maksud tersirat), problem (masalah pembicara), dan topik (tema pembicaraan). Jenis – jenis soal tersebut akan dengan mudah dan cepat Anda kerjakan jika Anda mengetahui cara mengerjakannya dengan baik, seperti: 1) Baca dulu pilihan-pilhan jawaban sebanyak-banyaknya ketika narator membaca direction. Jangan ambil pusing dengan direction yang dibaca narator. 2) konsentrasi lebih pada pembicara kedua, karena umumnya pertanyaan model ini lebih banyak tentang apa yang dimaksud oleh pembicara kedua. 3) Kalau tidak bisa menjawab satu soal, Tebak saja. Ingat waktu Anda sangat terbatas.

Bagian kedua (part B) dalam sesi Listening adalah Longer Conversation (percakapan yang lebih panjang). Dalam bagian ini Anda akan mendengarkan beberapa percakapan yang lebih panjang antar dua orang yang akan membahas beberapa topik yang berkaitan dengan kehidupan Informal (percakapan informal) dan dunia akademis (percakapan akademis). 1) Percakapan informal adalah percakapan antar teman atau dengan orang tua. Pada bagian ini Anda harus memahami poin-poin penting dalam percakapan. 2) Percakapan akademis adalah percakapan antar murid/ mahasiswa dengan dosen di sebuah Universitas. Seperti halnya jenis percakapan sebelumnya, Anda harus memahami bagian-bagian penting dalam percakapan. Hal itu dikarenakan agar mudah dalam mengerjakan soal-soal yang ada. Pada Longer Conversation terdapat beberapa pertanyaan di setiap percakapan (conversation) nya.

Bagian ketiga (part C) atau terakhir adalah Talks and Lectures (percakapan panjang/ akademis). Dalam bagian ini Anda akan mendengarkan beberapa percakapan ataupun penjelasan dari seseorang yang membahas mengenai berbagai macam topik. Percakapan dan penjelasan yang digunakan pada bagian ini mengenai diskusi kelas, radio program, tour, dan lectures. 1) Diskusi kelas adalah percakapan yang terjadi dalam ruang kelas antar dua, tiga atau lebih pembicara. Saat mendengarkan percakapan, Anda harus merangkum poin-poin penting yang ada dalam percakapan tersebut. 2) Radio program adalah percakapan pendek yang menyajikan informasi berita dan Anda harus merangkum poin-poin penting yang ada dalam percakapan atau berita tersebut. 3) Tour adalah percakapan pendek yang menyajikan informasi faktual mengenai pariwisata. Anda harus memahami isi dari percakapan dengan merangkum hal-hal yang berkaitan dengan informasi who (siapa), what (apa), when (kapan), where (dimana), why (mengapa). 4) Lectures adalah percakapan mengenai subyek-subyek dlaam dunia akademis. Percakapan tersebut berupa perkuliahan yang terjadi di sebuah Universitas. Anda harus memahami isi atau bagian-bagian penting dari percakapan atau perkuliahan dengan merangkum hal-hal yang berkaitan dengan informasi who (siapa), what (apa), when (kapan), where (dimana), why (mengapa).

Mengenal Keberagaman Soal TOEFL Listening

Dalam mengerjakan soal part A, Anda diharapkan untuk fokus pada kalimat yang diucapkan oleh orang terakhir (orang kedua). Biasanya jawabannya adalah pernyataan yang sesuai dengan ujaran orang terakhir tersebut.Sebaliknya untuk mengerjakan part B, Anda diharapkan untuk membaca sekilas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan agar nantinya Anda bisa mulai mengantisipasi tipe percakapan dan menebak pertanyaan apa yang akan diajukan pada percakapan selanjutnya. Lalu untuk mengerjakan soal TOEFL listening part C, Anda bisa mulai membayangkan situasi percakapan, siapa yang berbicara, dimana dan kapan percakapan tersebut berlangsung, dan sebagainya.

Berikut adalah beberapa contoh soal TOEFL listening dan pembahasannya:

  1. You will hear:
    We had expected fifty people to come to the party, but only thirty showed up.
    You will read:
    (A) Fifty people came to the party
    (B) Thirteen people came to the party
    (C) Thirty people came to the party
    (D) Nobody showed up so the party was cancelledKalimat terakhir menunjukkan bahwa hanya tiga puluh orang yang datang, sehingga Anda dapat langsung menjawab jawaban (C).
  2. You will hear:
    Man : I don’t feel like going out tonight. Let’s just stay home instead.
    Woman : OK, but I was looking forward to seeing the new movie.
    Third voice : What does the man want to do tonight?
    You will read:
    (A) Go to a party
    (B) Stay home
    (C) See a movie
    (D) SleepKalimat terakhir yang diucapkan oleh the man mengindikasikan bahwa ia lebih memilih untuk beristirahat di rumah. Maka dari itu, jawaban yang paling mendekati adalah jawaban (B).

Bagaimana Meningkatkan Kemampuan Listening?

Ketika percakapan sedang berlangsung, Anda diharapkan untuk berkonsentrasi penuh pada isi percakapan untuk dapat memahami keseluruhan tema percakapan dan akan memudahkan Anda untuk dapat menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan percakapan yang dimaksud. Adapun jeda antara pertanyaan satu dengan pertanyaan lainnya dapat Anda gunakan untuk membaca sekilas opsi jawaban yang ada sebelum soal TOEFL listening dibacakan.

Jadi seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa teknik terbaik untuk dapat menguasai soal-soal listening adalah dengan berlatih sesering mungkin dengan mengacu pada berbagai buku panduan TOEFL yang dapat dengan mudah ditemukan di toko buku maupun perpustakaan. Untuk memperkaya perbendaharaan kata, Anda juga dapat berlatih dengan menggunakan media film dengan teks Bahasa Inggris, mendengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris, serta sering membuka kamus baik kamus online maupun kamus buku untuk memahami makna dari setiap kata yang belum Anda mengerti. Atau, Anda juga dapat menggunakan CD yang biasanya disertakan sepaket dengan buku-buku latihan TOEFL.

Dalam CD tersebut, Anda akan dapat berlatih banyak kemampuan listening dengan beragam metode dan model soal yang berbeda-beda. Semakin banyak Anda mengenal ragam soal dan metode pembelajaran TOEFL, maka akan semakin tajam kemampuan listening Anda untuk menghadapi ujian TOEFL yang sebenarnya. Dengan cara ini, Anda dapat menaikkan skor Anda dalam memahami soal-soal TOEFL listening.

Untuk mengetahui sejauh mana kemampuan TOEFL ITP Anda dalam bidang Listening, Ayo coba kuis dibawah ini! Kuis TOEFL listening ini adalah satu dari tiga sesi kuis TOEFL yang ada. Untuk mencoba semua kuis dari tiga sesi TOEFL ITP, silahkan klik Tes TOEFL Online ini!

Listening Comprehension

Listening Comprehension



Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.

[GARANSI] Belajar Bhs Inggris Kilat 1 Bulan bisa Ngomong Tanpa Grammar 90% Praktek (KLIK_DISINI)