Kursus dan Belajar TOEFL Online

Mengikuti kursus TOEFL merupakan suatu cara efektif dalam mempersiapkan diri sebelum ujian TOEFL tiba. Sebenarnya apa itu TOEFL ? TOEFL ialah singkatan dari Test Of English as a Foreign Language yang diorganisir oleh ETS (Educational Testing Service), sebuah lembaga Amerika yang menerima skor test dari peserta di seluruh dunia. Ada 3 jenis TOEFL yang familiar di Indonesia, yaitu IBT (Internet Based Test), CBT (Computer Based Test), dan PBT (Paper Based Test). Masing-masing test tersebut memiliki skor maksimum yang berbeda. Jika pada IBT, skor maksimumnya ialah 120, maka pada CBT nilai tertinggi adalah 330, dan pada PBT skornya 677. TOEFL diadakan sebagai persyaratan untuk kuliah di luar negeri, khususnya di negeri Paman Sam. Ada juga yang menggunakan skor TOEFL sebagai syarat masuk ke perusahaan asing, untuk S2, dan pengajuan beasiswa.

Jika memungkinkan, cara belajar TOEFL sendiri atau otodidak bisa menjadi alternatif agar lebih mudah menghadapi ujian sebenarnya namun harus dipersiapkan sedini mungkin jauh-jauh hari. Contohnya, ketika Anda akan mengiuti ujian TOEFL iBT pada bulan Mei, maka beberapa bulan sebelumnya Anda melakukan berbagai persiapan yang mencakup 4 skills yang ada pada soal TOEFL, yaitu Reading, Listening, Speaking dan Writing. Persiapan tersebut misalnya membaca teks Bahasa Inggris dari koran atau majalah dan dengan cepat menemukan ide pokok paragrafnya (Reading), membiasakan telinga mendengarkan percakapan Bahasa Inggris dari film atau lagu (Listening), sebisa mungkin sering berkomunikasi dengan Bahasa Inggris (Speaking) dan yang terakhir ialah berlatih menulis dengan kalimat Bahasa Inggris dan meminta banyak saran pada orang yang sudah ahli dalam Bahasa Inggris (Writing). Anda bisa mencoba membicarakan topik yang Anda sukai, kemudian perlahan menguasai beberapa topik seperti pendidikan, sejarah, dan lain-lain. Lebih praktisnya, Anda bisa mengikuti kursus TOEFL yang diadakan oleh lembaga-lembaga Bahasa Inggris. Kursus yang sering diadakan untuk persiapan Tes TOEFL yaitu TOEFL preparation course, anda harus mencobanya karena dengan TOEFL Preparation anda berpeluang  lulus dengan skor yang tinggi.

Belajar TOEFL Membantu Persiapan Ujian TOEFL

Persiapan TOEFL tidak hanya mengikuti kursus TOEFL atau belajar saja, akan tetapi mental Anda harus siap jika ujian telah tiba. Beberapa peserta biasanya akan merasa gugup ketika test berlangsung, sehingga persiapan atau pelajaran yang dikuasainya menjadi buyar. Berikut 5 persiapan test yang harus Anda ketahui:

  1. Belajarlah minimal satu jam sehari selama satu minggu sebelum tes. Jangan menggunakan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam), karena hal tersebut tidaklah efektif.
  2. Sering mengikuti pre-test atau simulasi Tes TOEFL Online,
  3. Mengikuti kursus TOEFL,
  4. Belajar soal-soal TOEFL yang ada di website atau buku,
  5. Sering berlatih Listening, Reading, Writing, dan Speaking,
  6. Mencari informasi seputar TOEFL, seperti biaya pendaftarannya, jenis test-nya, lembaga mana yang menyelenggarakannya, dan lain-lain.

Mempersiapkan Diri Dengan Kursus TOEFL Online

Kursus TOEFL diadakan untuk membantu orang-orang memahami Bahasa Inggris lebih baik lagi. Biasanya, kursus ini diselenggarakan oleh lembaga bahasa atau pusat bahasa. Namun Ketika teknologi sudah semakin canggih, kursus TOEFL yang Anda ikuti tidak harus dengan pergi ke tempat kursus. Bila Anda termasuk orang yang sibuk, bahkan Anda tidak memiliki waktu untuk mengikuti kursus maka berlatih dengan soal-soal TOEFL online dapat menjadi pilihan. Sekarang ini sudah banyak website-website yang menyediakan panduan belajar untuk TOEFL, menyajikan soal-soal TOEFL untuk latihan Anda, dan lain sebagainya. Waktu sebelum ujian TOEFL benar-benar berharga dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Hal ini karena TOEFL merupakan ujian Bahasa Inggris yang penting untuk karir akademik para siswa, sehingga skor yang tinggi menjadi tujuan semua peserta. Belajar TOEFL online hampir sama ketika Anda mengikuti kursus, seperti berlatih memperbanyak kosakata dalam Bahasa Inggris, membiasakan diri mendengar audio berbahsa Inggris, dan berlatih soal – soal simulasi TOEFL.

Ada point penting yang harus diingat jika ingin meraih skor tinggi, yaitu motivasi dan semangat yang tinggi dari dalam diri sendiri. Seperti diketahui, para peserta memiliki tujuan yang berbeda dalam mengikuti TOEFL. Tujuan – tujuan itu seperti Ingin mendapat beasiwa, melanjutkan sekolah di luar negeri, melanjutkan pasca sarjana. Jika ingin melanjutkan pendidikan, peserta harus hati-hati dalam menjawab soal, teliti mengerjakan soal, dan memiliki persiapan yang matang ketika ujian berlangsung. TOEFL tidak boleh dikerjakan secara asal, karena menyangkut kemampuan dalam Bahasa Inggris. Untuk lebih memahami Bahasa Inggris, mengikuti kursus TOEFL Online dapat menjadi solusinya. 

Tips Pada Saat mengikuti Tes TEOFL

Sebelum mengikuti ujian TOEFL, alangkah baiknya jika para peserta mengetahui dan memahami apa saja yang harus dilakukan pada saat menghadapi soal – soal TOEFL yang ada di depan mereka. Berikut adalah beberapa tips pada saat mengikuti ujian TOEFL:

  1. Santai dan jangan panik
  2. Konsentrasi pada pertanyaan. Jangan memperhatikan hal – hal lain di dalam ruangan selain pertanyaan di hadapan Anda.
  3. Jangan pernah berpikir untuk mencontek.
  4. Jangan memaksa menyelesaikan satu pertanyaan yang sekiranya susah untuk dikerjakan.
  5. Jawab dulu pertanyaan – pertanyaan yang sekiranya Anda yakin betul bisa mengerjakannya.
  6. Cek sekali lagi jawaban Anda (jika waktu masih memungkinkan) dan kali ini jawab pertanyaan yang tadi Anda tinggalkan.
  7. Jika telah yakin dengan jawaban Anda, maka tidak perlu lagi dipikirkan. Cepat beralih ke pertanyaan berikutnya. Ingat waktu Anda sangat terbatas.
  8. Tebak saja jika suda benar – benar tidak tahu jawaban atas suatu pertanyaan.
  9. Jangan pernah melamun saaat mendengarkan soal – soal Listening.
  10. Jangan pernah menjawab soal – soal Listenng sebelum soal benar-benar selesai dibacakan.
  11. Selalu percaya pada perasaan atau feeling
  12. Jangan merasa down walaupun Anda tidak yakin atas jawaban – jawaban pada section 1 (listening).
  13. Jawab semua pertanyaan. Jangan pernah mengosongkan lembar jawaban, karena jika jawaban Anda salah tidak akan dikurangi nilainya.

Jenis – Jenis Tes Toefl

Di dalam belajar TOEFL sebagai persiapan ujian, Anda harus mengetahui dan memahami jenis – jenis TOEFL yang sering diselenggarakan baik di Indonesia maupun di Dunia. Hal tersebut karena agar para peserta tepat dalam memilih jenis TOEFL sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut adalah beberapa jenis TOEFL dan perbedaannya:

IBT (Internet Based Test) Vs ITP (Institutional Test Program)

Jenis test CBT (Computer Based Test) masih awam terdengar di telinga masyarakat Indonesia. Tidak heran jika yang paling banyak diselenggarakan ialah jenis TOEFL IBT dan PBT atau secara lokal dikenal dengan sebutan ITP (Institutional Test Program). Perbedaan antara kedua jenis TOEFL tersebut terletak pada sesi skill yang harus dijawab peserta. Selain itu, pada TOEFL ITP, peserta dapat memilih levelnya berdasarkan kemampuan. Ada level intermediate (Skala menenggah) dengan skor 310 sampai dengan 677, dan ada level advance dengan soal yang lebih sulit dengan skor minimum 200 dan maksimum 500. Ketika mengikuti kursus TOEFL, biasanya guru kursus akan menerangkan tentang jenis TOEFL dan skor sebagai pendahuluan.

Pada IBT atau ITP peserta akan diminta menjawab soal pada setiap sesi. Pada ITP, 3 sesi tersebut ialah Reading, Listening, dan Structure, sedangkan pada IBT, 4 sesi mewakili 4 skills yaitu Listening, Reading, Writing, dan Speaking dengan skala soal yang sulit. Hal ini dikarenakan skor dari IBT, dapat dipergunakan untuk skala internasional, sedangkan skor dari PBT atau ITP hanya bisa digunakan untuk skala lokal dan memiliki masa expired setelah 2 tahun. Berikut perbedaan lebih jelas mengenai IBT dan ITP yang disajikan dalam bagan:

TOEFL ITP TOEFL IBT
Skor 310 – 677Skor 0 – 120
Biaya Rp. 350.000 – Rp 450.000.Biaya $175 - $250
3 Sesi : Reading, Listening, Structure4 Sesi : Listening, Reading, Writing, dan Speaking.
Syarat kelulusan untuk pertukaran pelajar, mendiagnosa level peserta, sebagai tolak ukur dari kemampuan peserta di tingkat nasional, dapat dijadikan simulasi sebelum mengikuti TOEFL iBT (internasional).Syarat kuliah di luar negeri, untuk melanjutkan S2, dan pengajuan beasiswa pada pemerintah atau swasta.
pendaftaran di lembaga bahasa, lembaga bimbingan belajar sekolah, atau universitas lokal.pendaftaran di www.ets.org, buat akun untuk test TOEFL, mendaftar untuk TOEFL, dan membayar biaya dengan kartu kredit atau voucher.

Untuk IBT, Anda harus dapat terkoneksi pada internet, dan selama 4 jam ke depan, Anda akan diminta untuk menjawab soal yang diberikan. Untuk pemberitahuan nilai atau skor TOEFL, Anda harus menunggu sekitar 1 sampai dengan 1,5 bulan untuk melihat skor di website resmi ETS. Penyelenggaraan ITP sampai sekarang masih berlangsung di Indonesia, dan sertifikat TOEFL nya hanya bisa digunakan untuk institusi lokal atau sekolah lokal. Skor untuk TOEFL dihasilkan dari penghitungan jawaban dari Listening sebesar 25%, Reading 25%, Writing 25%, dan Speaking 25%. Untuk ITP disediakan waktu selama 2,5 jam untuk menjawab soal.

Bagaimana, dengan belajar TOEFL disini sudah paham bukan mengenai apa saja yang harus dilakukan sebelum mengikuti tes TOEFL? Untuk lebih paham dan lebih terlatih lagi, Ayo ikuti simulasi soal – soal TOEFL dengan cara, silahkan kunjungi link Tes TOEFL Online ini!